Selasa, 21 Mei 2013

Keamanan dan Tantangan Etis (Chapter 11)

0 komentar
        Halo..!!!! Apa anda semua bosan dengan saya :D. maaf karena anda semua sedang menunggu saya, terima kasih anda telah bersedia menunggu postingan saya terbaru yang berjudul Keamanan dan Tantangan Etis. oke kalian harus tahu terlebih dahuluntentang tantangan dari sistem informasi.

TANTANGAN DARI SISTEM INFORMASI
Kunci Issues dari Pengelolaan .

  1. Tantangan Investasi Di Sistem Informasi
  2. Tantangan Strategis Bisnis
  3. Tantangan Globalisasi
  4. Tantangan Insfratuktur
  5. Etika dan Keamanan

PENJELASAN
1. Tantangan Investasi Di Sistem Informasi. 
        Suatu pertanyaan besar, Bagaimana organisasi menyusun nilai bisnis dari Sistem Informasi mereka ?
  • Pentingnya Sistem Informasi sebagai investasi yang memproduksi nilai bagi perusahaan. Ditunjukkan pula bahwa tidak semua perusahaan menyadari nilai yang kembali (good return) dari investasi SI tersebut.  
  • Ternyata salah satu tantangan yang paling besar yang dihadapi manajer masa kini adalah jaminan bahwa perusahaan mereka sungguh-sungguh mendapatkan kembalian yang berarti dari uang yang mereka keluarkan untuk SI. 
  • Ada sesuatu pandangan lain yaitu penggunaan teknologi informasi (TI) untuk mendesain, memproduksi, mengirim dan merawat (maintain) produk baru. Sesuatu padangan yang lain adalah agar mendapat uang dengan menggunakan TI tersebut. 
  • Bagaimana organisasi mendapatkan suatu hasil yang sangat besar (sizable payoff) dari investasi mereka pada SI? Bagaimana pengelolaan (manajer) dapat menjamin kontribusi SI pada nilai perusahaan.  
  • Seorang manajer senior dapat bertanya sebagai berikut: Bagaimana kita dapat mengevaluasi investasi SI kita apabila kita investasi produk atau jasa lainnya? 
  •  Apakah kita menerima pengembalian dari investasi (return on investment) yang seharusnya kita dapatkan dari investasi kita.
         Dan banyak juga pertanyaan dari perusahaan - perusahaan yang sulit di jawab yaitu : Apakah  pesaing  kita mendapatkan  banyak?
  • Executives mereka tampaknya mendapat masalah dalam menentukan berapa sebenarnya uang yang dikeluarkan untuk teknologi atau bagaimana mengukur kembalian dari investasi teknologi mereka.
  • Pada kebanyakan perusahaan, proses pengambilan keputusannya kurang tepat (clear-cut decision-making process) pada waktu menentukan investasi teknologi mana yang diikuti dan pada waktu mengelola investasi tersebut. (Hartman, 2002)

 2. Tantangangan Strategi Bisnis.
         Aset komplemen apa yang diperlukan dengan menggunakan TI secara efektif ?
  • Selain investasi TI yang berat, banyak organisasi tidak menyadari nilai bisnis yang penting dari sistem mereka, karena mereka kurang –atau gagal untuk menghargai – aset komplemen yang diperlukan agar dapat menggunakan aset teknologi mereka untuk bekerja.
  • Kekuatan dari komputer hardware dan software tumbuh lebih cepat daripada kemampuan organisasi untuk mengaplikasikan dan menggunakan teknologi tadi.
  • Untuk mendapatkan keuntungan sepenuhnya dari TI, menyadari produktivitas yang asli, dan agar dapat berdaya saing serta efektif, maka banyak organisasi sebenarnya perlu di desain kembali.
  • Mereka harus membuat perubahan fundamental dan perilaku pengelolaan (manajer), membangun model bisnis, menghilangkan aturan kerja yang kedaluwarsa, dan mengeliminasi proses bisnis dan struktur organisasi yang modelnya kedaluwarsa dan tidak efisien.
  • Teknologi baru saja tidak akan memproduksi keuntungan bisnis yang berarti.
 
 3. Tantangan Globalisasi
       Bagaimana perusahaan dapat memahami  kebutuhan bisnis dan sistem  lingkungan ekonomi global ?

  • Pertumbuhan yang cepat dalam perdagangan internasional dan timbulnya ekonomi global memerlukan SI yang dapat mendukung produksi dan menjual produk/barang (goods) di berbagai negara yang berbeda. 
  • Pada waktu lampau setiap kantor regional dari perusahaan multinasional (multinational corporation) mefokuskan diri pada penggunaan solusi masalah informasi unik mereka.
  • Dengan perbedaan bahasa, budaya dan politik di antara negara tersebut, fokus ini sering menghasilkan kekacaubalauan dan gagal dalam kontrol pengelolaan yang sentral (central management controls).
  • Untuk membangun SI yang multinasional dan terintegrasi, maka bisnis harus membangun standar global hardware, software dan komunikasi; menciptakan akuntansi dan struktur laporan yang antar budaya (cross-cultural accounting); serta mendesain proses bisnis transnasional.
 
 4. Tantangan Insfraktuktur 
        Bagaimana organisasi dapat membangun infrastruktur TI yang dapat mendukung tujuan mereka, apabila kondisi bisnis dan teknologi dirubah secara cepat?
  • Banyak perusahaan dibebani dengan program (platform) TI yang mahal dan tidak terpegang yang tidak dapat beradaptasi pada inovasi dan perubahan.
  • SI mereka sangat kompleks dan rapuh serta tindakan mereka merupakan hambatan bagi strategi dan pelaksanaan bisnisnya.
  • Menanggapi tantangan bisnis dan teknologi baru mungkin membutuhkan pendesainan kembali organisasi dan pwrlu membangun suatu infrastruktur TI baru.
  • Menciptakan infrastruktur TI untuk perusahaan digital merupakan tugas berat yang khusus.
  • Banyak perusahaan yang dilumpuhkan oleh hardware, software yang terpenggal dan tidak cocok, juga jaringan telekomunikasi serta SI yang menghambat informasi untuk meluncur bebas di antara bagian yang berbeda di organisasi.
  • Meskipun standar internet memberi solusi pada beberapa masalah hubungan (connectivity) tersebut, yang menciptakan data dan platform komputasi, yang menjangkau perusahaan – serta yang meningkatkan hubungan perusahaan ke rekan/partner bisnis - jarang terlihat seperti janjinya.
  • Banyak organisasi masih berjuang untuk mengintegrasikan pulau teknologi dan informasi mereka. 
5. Etika dan Keamanan 
        Tantangan Tanggung jawab dan kontrol: Bagaimana organisasi dapat menjamin bahwa SI mereka akan digunakan secara etis dan merupakan tanggung jawab sosial
  • Bagaimana kita akan mendesain SI, yang menunjukkan bahwa orang-orang dapat mengkontrol dan memahaminya? 
  • Meskipun  SI memberikan keuntungan dan efisiensi yang besar, mereka juga menciptakan masalah dan tantangan sosial dan etis baru.
  • Seperti ancaman ke individual privacy dan hak kepemilikan intelektual (intellectual property rights), masalah kesehatan yang berhubungan dengan komputer (computer-related health), kejahatan komputer, dan eliminasai pekerjaan.
  • Tantangan besar dari pengelolaan (manajer) adalah membuat keputusan terinformasi yang sensitif sampai ke konsekuensi negatif dari SI sampai ke yang positif.
  • Para manajer menghadapi perjuangan yang sedang berjalan untuk merawat (maintain) keamanan dan kontrol. Pada waktu ini, ancaman dari penetrasi orang yang tidak berhak atau mengacaukan SI, tidak pernah menjadi besar. SI sangat penting (essential) untuk bisnis, pemerintah, dan kehidupan sehari-hari, dimana perusahaan harus mengambil langkah inisiatif untuk menjamin keamanan, akurasi dan keandalan mereka.
  • Suatu perusahaan akan mengundang bencana apabila mereka menggunakan sistem yang dapat dikacau atau diakses oleh orang luar, yang bekerja seperti yang diinginkan mereka, atau yang tidak mengirim informasi dalam bentuk yang menunjukkan bahwa orang dapat mengkoreksi penggunaannya.
  • Manajer perlu bertanya: Dapatkah kita mengaplikasikan standar jaminan SI kami, dan juga produk dan jasa kami?
  • Dapatkah kami membangun sistem dengan keamanan yang ketat tetapi yang tetap mudah untuk digunakan?
  • Dapatkah kami mendesain SI yang menghargai hak orang atau privacy orang sambil mengejar tujuan organisasi kami?
  • Seharusnyakah SI memonitor karyawan kami?
  • Apa yang harus kami lakukan apabila SI didesain untuk meningkatkan efisiensi tetapi justru produktivitas membatasi pekerjaan orang?
        Ya itulah tadi tantangan tantang terhadap Sistem Informasi. Semua tadi di desain untuk memberikan masa depan bagi manajer mengenai knowledge dan pemahaman yang dirasa perlu yaitu yang berhubungan dengan tantangan.



Semoga bermanfaat terima kasih :D

REFERENSI : 
Syahidus Zaman, M.Kom
jimmichaelw.files.wordpress.com
Continue reading →

Mengembangkan Bisnis / IT Solution (Chapter 10)

0 komentar
     Halo sahabat blogger saya akan sedikit menerangkan tentang pembelajaran Mengembangkan Bisnis / IT Solution. Langsung saja ke TKP.

Tujuan Pembelajaran
  1. Gunakan proses pengembangan sistem yang diuraikan dalam bab ini dan model SI komponen dari Bab 1 sebagai pemecahan masalah kerangka kerja untuk membantu Anda mengajukan solusi sistem informasi untuk masalah bisnis sederhana.
  2. Jelaskan dan berikan contoh untuk menggambarkan bagaimana Anda dapat menggunakan setiap langkah dari sistem informasi siklus pengembangan untuk mengembangkan dan menerapkan sistem informasi bisnis.

Tujuan -nya :
  1. Jelaskan bagaimana prototyping dapat digunakan sebagai teknik yang efektif untuk meningkatkan proses pengembangan sistem untuk pengguna akhir dan IS spesialis.
  2. Memahami dasar-dasar manajemen proyek dan kepentingan mereka ke sistem pengembangan usaha yang sukses.
  3. Mengidentifikasi kegiatan yang terlibat dalam pelaksanaan sistem informasi baru.

Kasus - Kasus :

Kasus 1: Pengembangan In-House adalah Hidup dan Perangkat lunak proprietary dapat memberikan perusahaan keunggulan kompetitif Tapi pembangunan di-rumah tidak murah H & R Block, Morgan Stanley dan lain-lain masih memilih pembangunan di-rumah Kapan dan mengapa?



Kasus studi Pertanyaan
         Jeff Brandmaier, wakil presiden senior dan CIO di H & R Block Inc, menjelaskan di-rumah aplikasi yang dikembangkan sebagai "hal-hal yang memberikan keunggulan kompetitif." Kenapa kau pikir dia merasa demikian?
       Dapatkah organisasi modern menjadi kompetitif tanpa mengembangkan aplikasi yang di-rumah? Mengapa atau mengapa tidak? Kasus ini menunjukkan bahwa meskipun penggunaan vendor aplikasi, ada "masih banyak pekerjaan manual intensif yang terjadi dalam proses pembangunan." Mengapa Anda berpikir vendor aplikasi masih memerlukan pengembang di-rumah?

Dunia Internet Kegiatan Nyata
       Meskipun semua liputan media mengenai hilangnya pekerjaan di IS / IT, masih ada kebutuhan yang kuat dan berkembang untuk pengembang di-rumah. Menggunakan Internet, Lihat jika Anda dapat menemukan contoh, di luar yang dibahas dalam kasus ini, perusahaan yang melakukan pengembangan mereka di-rumah. Apakah mereka menggunakan SDLC atau metode lain?


Real World Kelompok Kegiatan
        Pembangunan di-rumah mahal, untuk memastikan. Namun banyak perusahaan percaya bahwa aplikasi inti mereka memerlukan perhatian pribadi oleh pengembang mereka. Dalam kelompok kecil, Membahas bagaimana suatu organisasi menentukan aplikasi apa yang harus dibeli dari vendor dan aplikasi apa yang harus mengembangkan in-house. Apa kriteria untuk membuat keputusan?

The Pendekatan Sistem
Sebuah teknik pemecahan masalah yang menggunakan orientasi sistem untuk mendefinisikan masalah dan peluang dan mengembangkan solusi yang tepat dan layak. Menganalisis masalah dan merumuskan solusi melibatkan kegiatan yang saling terkait berikut:
  1. Mengenali dan mendefinisikan masalah atau peluang menggunakan sistem berpikir
  2. Mengembangkan dan mengevaluasi solusi alternatif sistem
  3. Pilih solusi sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda
  4. Desain solusi sistem yang dipilih
  5. Melaksanakan dan mengevaluasi keberhasilan sistem yang dirancang
Apa Sistem Berpikir?
1. Melihat hutan dan pohon-pohon dalam situasi apapun
2.  Melihat keterkaitan antara sistem daripada rantai sebab-akibat linier kapan peristiwa terjadi
3. Melihat proses perubahan antara sistem daripada snapshot diskrit perubahan, setiap kali terjadi perubahan

Lihat sistem dalam situasi apapun:
Menemukan komponen input, proses, output, umpan balik dan kontrol
Sistem Berpikir
Contoh :
Sistem Analisis dan Desain SA & D

        Keseluruhan proses dimana IS dirancang dan diimplementasikan dalam organisasi. Dua pendekatan yang paling umum untuk SA & D. Analisis berorientasi objek dan desain.

Siklus Hidup Pengembangan Sistem
Pengembangan Sistem Siklus Hidup (SDLC)

Sistem Tahap Investigasi.
  1. Apakah kita memiliki peluang bisnis?
  2. Apa prioritas bisnis kita?
  3. Bagaimana teknologi informasi menyediakan sistem informasi solusi yang membahas prioritas bisnis kita?
Studi Kelayakan :

- Sebuah studi awal di mana kebutuhan informasi dari calon pengguna
- Kebutuhan akan sumber daya, biaya, manfaat, dan kelayakan dari proyek yang diusulkan
ditentukan :
  • Kelayakan Kategori
  • Kelayakan Operasional
  • Kelayakan Ekonomi
  • Kelayakan Teknis
Faktor Kelayakan Manusia
  • Hukum / Politik Kelayakan
  • Kelayakan Operasional
  • Seberapa baik sistem yang diusulkan mendukung prioritas bisnis organisasi.
  • memecahkan masalah diidentifikasi.
  • cocok dalam struktur organisasi yang ada.
Jadwal kelayakan - bisa kita memecahkan masalah dalam jangka waktu yang wajar
Kelayakan Ekonomi Menilai:
  • Penghematan biaya
  • Peningkatan pendapatan
  • Persyaratan investasi menurun
  • Peningkatan laba
  • Biaya / analisis manfaat
  • Biaya / Benefit Analysis
  • Biaya vs Manfaat
- Biaya dan manfaat yang nyata dapat diukur dengan tingkat kepastian yang tinggi
Contoh: penurunan biaya operasi
- Biaya berwujud dan manfaat lebih sulit untuk memperkirakan
Contoh: meningkatkan layanan pelanggan

Kelayakan Teknis
Menentukan apakah perangkat keras yang handal dan perangkat lunak yang mampu memenuhi kebutuhan sistem yang diusulkan dapat diperoleh atau dikembangkan oleh bisnis dalam waktu yang diperlukan Perangkat keras, Perangkat lunak, dan Jaringan.

Faktor Kelayakan Manusia
-Menilai :
Karyawan, pelanggan, pemasok penerimaan
-Dukungan manajemen :
Orang yang tepat untuk berbagai peran baru atau yang direvisi

Hukum / Politik Kelayakan

  • Menilai Paten atau hak cipta kemungkinan pelanggaran
  • Software lisensi untuk sisi pengembang hanya

Pembatasan pemerintah

Perubahan struktur pelaporan yang ada.

Analisis Sistem
Sebuah studi mendalam tentang informasi pengguna akhir kebutuhan yang menghasilkan persyaratan fungsional yang digunakan sebagai dasar untuk desain sistem informasi baru

Analisis Sistem
Studi rinci :
  • Kebutuhan informasi dari suatu perusahaan dan pengguna akhir.
  • Kegiatan, sumber daya, dan produk dari satu atau lebih sistem informasi yang digunakan saat ini.
  • Kemampuan sistem informasi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan informasi dari pengguna dan stakeholder
  • End user adalah anggota penting dari tim pengembangan
Analisis Organisasi
Studi organisasi termasuk:
  • Struktur Manajemen
  • Orang-orang
  • Kegiatan Bisnis
  • Sistem Lingkungan
  • Sistem Informasi Terkini
  • Dokumen masukan, pemrosesan, output, penyimpanan dan kontrol

Analisis logis

Pembangunan model logis dari sistem saat ini :
  • Model logis
  • Sebuah cetak biru apa sistem saat ini tidak
  • Kebutuhan Fungsional Analisis dan Penetapan
  • Menentukan kebutuhan informasi bisnis yang spesifik
  • Menentukan jenis informasi setiap kegiatan usaha membutuhkan.
  • Tentukan informasi memproses setiap aktivitas sistem diperlukan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Persyaratan Fungsional

       Akhir kebutuhan informasi pengguna yang tidak terikat ke perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, data, dan orang-orang sumber daya yang pengguna akhir saat menggunakan atau mungkin digunakan dalam sistem baru

Apa sistem harus melakukan
Kategori Kebutuhan Fungsional :
  • User Interface
  • Pengolahan
  • Penyimpanan
  • Kontrol

Desain Sistem
Memodifikasi model logis sampai itu merupakan cetak biru untuk apa sistem baru akan melakukan
Desain fisik:
  • Bagaimana sistem akan mencapai tujuannya
Prototyping
Pesatnya perkembangan dan pengujian model kerja digunakan dalam tahap desain terutama berguna ketika kebutuhan pengguna akhir sulit untuk menentukan prototyping Siklus Hidup. Prototyping dapat digunakan untuk sistem kecil dan besar, tetapi jika sistem besar, biasanya prototipe hanya bagian Berkembang dengan cepat  memperbaiki sampai diterima.

User Interface Desain
Fokus pada mendukung interaksi antara pengguna akhir dan aplikasi berbasis komputer mereka
Sering prototipe user interface
Checklist untuk Corporate Website
Ingat pelanggan - website yang sukses dibangun semata-mata untuk pelanggan, tidak membuat wakil presiden perusahaan senang
Estetika - desain yang sukses menggabungkan grafis loading cepat dan palet warna yang sederhana untuk halaman yang mudah dibaca
Broadband Content - barang Web keren tidak dapat diakses oleh sebagian besar peselancar Web, jangan membuat fokus situs

Checklist untuk Corporate Website

  • Mudah dinavigasi - pastikan itu mudah untuk mendapatkan dari satu bagian dari situs ke situs lainnya
  • Searchability - pastikan untuk memiliki mesin pencari yang berguna
  • Pertentangan - situs uji dengan sasaran web browser
  • Formulir pendaftaran - formulir pendaftaran singkat adalah cara yang berguna untuk mengumpulkan data pelanggan
  • Mati Link - pastikan untuk menyimpan link diperbarui
  • Spesifikasi Sistem
  • Memformalkan desain
  • Metode antarmuka pengguna
  • Produk
  • Struktur database
  • Pengolahan
  • Prosedur pengendalian
  • Spesifikasi hardware, software, jaringan, data, dan personil
  • Akhir Pengembangan PenggunaSIprofesional memainkan peran konsultasi
  • Pengguna akhir tidak / pengembangan aplikasi nya sendiri

Kontras dalam siklus kehidupan tradisional:
  • Pengguna akhir adalah pelanggan
  • SI profesi melakukan pengembangan
  • Akhir Pengembangan Pengguna
  • Mendorong Pengguna Akhir Web Development
  • Mencari alat yang masuk akal
  • Memacu kreatifitas
  • Mengatur beberapa batasan
  • Berikan tanggung jawab manajer
  • Membuat pengguna nyaman
Kasus 2:
  • Implementasi Keberhasilan atau Kegagalan
  • Keberhasilan atau kegagalan ada di mata yang melihatnya
  • Di Indiana University, implementasi ERP PeopleSoft
  • Siswa Kiri tanpa akses ke bantuan keuangan yang dijanjikan
  • Masalahnya adalah tidak dengan perangkat lunak

Apa masalahnya?

Kasus studi Pertanyaan
Seperti cerita apa pun, selalu ada dua sisi. Indiana University melihat masalah sebagai kejutan, pengamat luar melihat masalah sebagai diprediksi dan dicegah. Bagaimana menurut Anda? Kenapa? Apakah mungkin bahwa beberapa masalah pelaksanaan tidak dapat dengan mudah diramalkan atau dicegah? Berikan beberapa contoh.

Apa yang bisa Indiana University lakukan secara berbeda untuk mencegah acara ini disayangkan dari terjadi? Apakah ada bukti yang menunjukkan bahwa mereka belajar dari pengalaman ini?

Dunia Internet Kegiatan Nyata
Dalam banyak kasus, kita cenderung mendengar tentang kegagalan implementasi yang lebih sering daripada keberhasilan implementasi. Menggunakan Internet,
Lihat jika Anda dapat menemukan beberapa contoh kisah sukses implementasi.
Mengapa mereka berhasil?


Real World Kelompok Kegiatan
  • Proyek ini dijelaskan dalam kasus ini adalah contoh dari perangkat lunak penyebaran skala besar vendor perangkat lunak. Dalam kelompok kecil,
  • Diskusikan perbedaan antara mengimplementasikan perangkat lunak yang disediakan vendor dan in-house software yang dikembangkan.
  • Haruskah sebuah proyek di-rumah diimplementasikan berbeda dari vendor disediakan aplikasi? Mengapa atau mengapa tidak?

Sistem Implementasi
  • Hardware dan perangkat lunak akuisisi
  • Pengembangan perangkat lunak
  • Pengujian program dan prosedur
  • Konversi sumber data
  • Alternatif Konversi
  • Pendidikan dan pelatihan pengguna akhir dan spesialis yang akan mengoperasikan sistem baru
  • Proses Pelaksanaan
  • Manajemen Proyek
  • TI dan manajer unit bisnis
  • menegakkan rencana proyek yang mencakup
  • tanggung jawab pekerjaan,
  • garis waktu untuk tahap utama pembangunan, dan
  • anggaran keuangan
Contoh Rencana Pelaksanaan Proses Proyek
Sebuah proyek Adalah seperangkat kegiatan dengan awal dan akhir yang jelas
Setiap proyek memiliki :
  • Tujuan
  • Tujuan
  • Tugas
  • Keterbatasan

Mengelola sebuah proyek
Untuk mengelola kebutuhan proyek:
  • Proses
  • Alat
  • Teknik
Lima tahapan manajemen proyek
  • Memulai / mendefinisikan
  • Sebutkan masalah / tujuan
  • Identifikasi tujuan
  • Sumber daya Aman
  • Jelajahi biaya / manfaat dalam studi kelayakan
Lima tahapan manajemen proyek
  • Perencanaan
  • Mengidentifikasi dan urutan kegiatan
  • Mengidentifikasi "jalur kritis"
  • Perkiraan waktu dan sumber daya yang dibutuhkan untuk penyelesaian
  • Tulis rencana proyek rinci
Pelaksana :
  • Komit sumber daya untuk tugas-tugas tertentu
  • Tambahkan sumber daya tambahan / personel jika diperlukan
  • Memulai pekerjaan proyek
  • Lima tahapan manajemen proyek
Mengontrol
  • Menetapkan kewajiban pelaporan
  • Menciptakan alat pelaporan
  • Bandingkan kemajuan aktual dengan dasar
  • Memulai kontrol intervensi jika diperlukan
  • Lima tahapan manajemen proyek
Penutupan
  • Instal semua kiriman
  • Finalisasi semua kewajiban / komitmen
  • Bertemu dengan para pemangku kepentingan
  • Sumber Rilis proyek
Dokumen proyek
  • Menerbitkan laporan akhir
  • Mengevaluasi Hardware, perangkat lunak dan layanan
  • Harus memperoleh perangkat keras, perangkat lunak
Bagaimana kita mengevaluasi dan memilih?
Perusahaan dapat meminta pemasok untuk mempresentasikan tawaran dan proposal mungkin mencetak produk yang berbeda.

Menentukan faktor evaluasi
  • Tugasi setiap titik produk di masing-masing faktor
  • Mungkin memerlukan tes benchmark
  • Simulasikan pengolahan tugas dan mengevaluasi kinerja
  • Hardware Evaluasi Faktor
  • Prestasi
  • Biaya
  • Keandalan
  • Kecocokan
  • Teknologi
  • Ergonomi
  • Konektivitas
  • Skalabilitas
  • Perangkat lunak
  • Mendukung

Software Evaluasi Faktor
  • Kualitas
  • Efisiensi
  • Keluwesan
  • Keamanan
  • Konektivitas
  • Pemeliharaan
  • Dokumentasi
  • Perangkat keras

Contoh SI Layanan
  • Mengembangkan sebuah website perusahaan
  • Instalasi atau konversi perangkat keras atau perangkat lunak
  • Pelatihan karyawan
  • Pemeliharaan perangkat keras
  • Sistem integrasi
  • Desain sistem
  • Pemrograman Kontrak
  • Jasa konsultasi

Layanan SI Faktor Evaluasi
  • Prestasi
  • Pengembangan Sistem
  • Pemeliharaan
  • Konversi
  • Latihan
  • Backup
  • Aksesibilitas
  • Posisi Bisnis
  • Perangkat keras
  • Perangkat lunak

Sistem Pengujian
  • Pengujian dan debugging software
  • Pengujian kinerja website
  • Pengujian hardware baru
  • Ulasan prototipe display, laporan dan output lainnya
Konversi Data
  • Konversi elemen data dari database lama ke database baru
  • Mengoreksi data yang tidak benar
  • Menyaring data yang tidak diinginkan
  • Konsolidasi data dari beberapa database
  • Pengorganisasian data ke subset data baru
Pentingnya Data Konversi
Benar terorganisir dan data diformat adalah penyebab utama kegagalan dalam menerapkan sistem baru.

Dokumentasi
- Dokumentasi pengguna
Contoh layar entri data, form, laporan
- Dokumentasi sistem
Komunikasi antara orang-orang yang bertanggung jawab untuk mengembangkan, menerapkan dan memelihara sistem

Penting dalam mendiagnosis kesalahan dan membuat perubahan
  • Latihan: End user harus dilatih untuk mengoperasikan sistem baru
  • Mendidik para manajer dan pengguna akhir dalam bagaimana teknologi baru dampak operasi bisnis perusahaan dan manajemen
Konversi
Konversi dari penggunaan sistem ini untuk pengoperasian sistem baru

Tiga bentuk utama dari konversi
  • Konversi Langsung
  • Matikan sistem lama
  • Hidupkan sistem baru Langsung adalah metode paling mahal
  • Metode paling berisiko

Konversi Paralel
Sistem baru dan lama dijalankan secara bersamaan
sampai pengguna akhir dan koordinator proyek puas bahwa sistem baru berfungsi dengan benar

Risiko rendah
Metode biaya tertinggi: melakukan semua fungsi dengan kedua sistem

Konversi percontohan
  • Ketika sistem baru dipasang di beberapa lokasi
  • Konversikan ke sistem baru di lokasi tunggal
  • Setelah selesai di lokasi percontohan,
  • Mengevaluasi dan membuat perubahan yang diperlukan
  • Konversi Bertahap
  • Pendekatan inkremental konversi
  • Membawa sistem baru sebagai serangkaian komponen fungsional

Menurunkan resiko
Membutuhkan waktu yang paling
Pemeliharaan sistem

Bug fix dan kesalahan logis: Corrective
  • Adaptive: menambahkan fungsi baru untuk mengakomodasi perubahan dalam bisnis atau lingkungan
  • Perfektif: meningkatkan kinerja
  • Pencegahan: mengurangi kemungkinan kegagalan
Pasca-implementasi
  • Pastikan sistem baru memenuhi tujuan bisnis
  • Periodic review atau pemeriksaan
  • Tantangan Implementasi
  • Sistem baru melibatkan perubahan organisasi besar
  • Mengelola perubahan
  • Proses bisnis
  • Struktur organisasi
  • Peran manajerial
  • Penugasan kerja
  • Hubungan Stakeholder
  • Perlawanan Pengguna
  • Cara baru dalam melakukan sesuatu menghasilkan resistensi
  • Kunci untuk memecahkan adalah
  • Keterlibatan pengguna dalam perubahan organisasi dan pengembangan sistem baru
  • Keterlibatan pengguna
  • Pengguna akhir pada tim pengembangan sistem
  • Kepemilikan pengguna akhir dari sistem baru

Alasan Perlawanan User untuk Sistem Manajemen Pengetahuan manajemen Perubahan Dimensi
Perubahan Manajemen :
  • Libatkan orang sebanyak mungkin dalam perencanaan dan pengembangan aplikasi 
  • Membuat perubahan konstan merupakan bagian yang diharapkan dari budaya
  • Beritahu semua orang sebanyak mungkin tentang segala sesuatu sesering mungkin
  • Membuat liberal menggunakan insentif keuangan dan pengakuan
  • Bekerja dalam budaya perusahaan, bukan di sekitarnya
  • Proses Manajemen Perubahan
Kasus 3:
  •  Ada Nothing Like Proses Bagus
  • Tidak derails proyek pengembangan TI lebih cepat daripada manajemen proyek ceroboh
  • Proses manajemen adalah seni dan ilmu menciptakan dan terus meningkatkan proses mengembangkan dan memberikan sistem
  • Praktek terbaik dalam manajemen proses:
  • Industri praktek terbaik
  • Dalam-perusahaan praktik terbaik

Kasus studi Pertanyaan

Apakah manajemen proses? Bagaimana cara berbeda dari manajemen proyek atau metodologi pengembangan tradisional seperti SDLC?
Apakah SDLC contoh manajemen proses yang baik?
Yang dimaksud dalam hal ini dengan kalimat:
"Menerapkan pendekatan standar untuk pengembangan sistem membantu staf yang berpengalaman dan karyawan baru untuk menjadi lebih produktif, karena mereka menghabiskan lebih sedikit waktu bertanya-tanya bagaimana melakukan sesuatu dan lebih banyak waktu melakukan hal itu?"
Dunia Internet Kegiatan Nyata
Kita tahu bahwa proyek yang baik dan manajemen proses adalah kunci untuk pengembangan sistem sukses dan pelaksanaan proyek. Menggunakan Internet,
Lihat jika Anda dapat menemukan contoh perusahaan yang berlangganan prinsip yang ditetapkan dalam kasus ini.
Apakah ada bukti yang menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut menyadari manfaat kompetitif sebagai hasilnya?


Real World Kelompok Kegiatan

  • Kami membahas isu-isu yang berkaitan dengan ketahanan pemakaian, keterlibatan, dan manajemen perubahan dalam bab ini. 
  • Dalam kelompok kecil, diskusikan bagaimana masalah ini berhubungan dengan manajemen proses yang baik.
    Pendekatan manajemen perubahan spesifik apa saja yang terlibat dalam memastikan proses manajemen kualitas tinggi?


    REFERENSI :
    Syahdus Zaman, M.Kom
Continue reading →
Rabu, 15 Mei 2013

Sistem Pendukung Keputusan (Chapter 9)

0 komentar
       Halo sahabat blogwalking ketemu dengan saya eko Zens, disini saya akan sedikit menerangkan Sistem pendukung Keputusan. apa sih sistem pendukung Keputusan itu ?

Sebuah Sistem Pendukung Keputusan dapat digambarkan sebagai sistem, interaktif berbasis komputer yang dirancang untuk membantu para pengambil keputusan untuk memecahkan masalah tak terstruktur. Menggunakan kombinasi dari model, teknik analisis, dan pengambilan informasi, sistem seperti membantu mengembangkan dan mengevaluasi alternatif yang sesuai.

Jenis - Jenis Keputusan (Herbert A. Simon) 
  1. Keputusan Terprogram, bersifat berulang dan rutin, sedemikian sehingga suatu prosedur pasti telah dibuat untuk menanganinya. 
  2. Keputusan Tak Terprogram, bersifat baru, tidak terstruktur dan jarang konsekuen. Tidak ada metode yang pasti untuk menangani masalah ini. 
 Tahap -Tahap Pengambilan Keputusan  :
  1.   Kegiatan Intelijen, mengamati lingkungan mencari kondisi-kondisi yang perlu diperbaiki.
  2.  Kegiatan Merancang, menemukan, mengembangkan dan menganalisis berbagai alternatif tindakan yang mungkin. 
  3.   Kegiatan Memilih, memilih satu rangkaian tindakan tertentu dari beberapa yang tersedia.
  4.  Kegiatan Menelaah, menilai pilihan-pilihan yang lalu.

KONSEP DSS

1.  Masalah Terstruktur, merupakan suatu masalah yang memiliki struktur masalah pada 3 tahap pertama, yaitu intelijen, rancangan dan pilihan.
2.  Masalah Tak Terstruktur, merupakan masalah yang sama sekali tidak memiliki struktur pada 3 tahap Simon diatas.
3.  Masalah Semi-Terstruktur, merupakan masalah yang memiliki struktur hanya pada satu atau dua tahap Simon.

ARTI DSS

Suatu sistem yang memberikan kontribusi terhadap para manajer untuk memberikan dukungan dalam pengambilan keputusan.


MODEL DSS


        Data dan Informasi dimasukkan kedalam database dari lingkungan perusahaan. Database juga berisi data yang disediakan SIA. Isi Database digunakan oleh 3 subsistem perangkat lunak :
1.  Perangkat Lunak Penulisan Laporan, menghasilkan laporan periodik maupun khusus. Laporan periodik disiapkan sesuai jadwal dan biasanya dihasilkan oleh perangkat lunak yang dikodekan dalam suatu bahasa prosedural seperti COBOL. Laporan khusus disiapkan sebagai jawaban atas kebutuhan informasi yang tak terduga dan berbentuk database query oleh pemakai yang menggunakan query language dari DBMS atau bahasa pemrograman generasi keempat.
2.  Model Matematika, menghasilkan informasi sebagai hasil dari simulasi yang melibatkan satu atau beberapa komponen dari sistem fisik perusahaan. Dapat ditulis dalam bahasa pemrograman apaun.
3.  Perangkat Lunak GDSS, memungkinkan beberapa pemecah masalah, bekerja sama sebagai satu kelompok, mencapai solusi. Mungkin pemecah masalah itu mewakili satu komite atau tim proyek.


KONSEP GDSS 

        Sistem Pendukung Keputusan Berkelompok (Group Decision Support System) merupakan “Suatu sistem berbasis komputer yang mendukung kelompok-kelompok orang yang terlibat dalam suatu tugas (atau tujuan) bersama yang menyediakan interface bagi suatu lingkungan yang digunakan bersama”


PERAN DSS DALAM PEMECAHAN MASALAH

        DSS dapat memperluas dukungan manajer dalam pemecahan masalah, karena DSS disesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan khusus manajer.



REFERENSI :
Syahidus Zaman, M.Kom
Continue reading →

Labels